NPSN : 69902911

NPSN : 69902911
Alamat : Jl. Al Bina RT 15 Pembangunan 1, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur

Rabu, 15 Agustus 2018

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMAIT Ash-Shohwah

TANJUNG REDEB – SMAIT Ash-Shohwah kembali mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dalam rangkaian acara Program Pembentukan Karakter dan Jati Diri (PROKAJADI) yang bertempat di Jalan Al-Bina, Pembangunan 1, Tg. Redeb, Berau, Kalimantan Timur, Kamis (2/8/2018).
Salah satu guru pembina prokajadi mengatakan kepada wartawan sekolah bahwa kegiatan LDKS ini dilakukan selama tiga hari, dari hari kamis hingga hari sabtu (2-4/8) kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter siswa dalam hal menggali bakat kepemimpinan setiap siswa serta memupuk rasa persaudaraan dengan rasa kebersamaan dan kekompakan.
Prokajadi merupakan salah satu program unggulan yang diberlakukan oleh siswa baru. Program ini dilaksanakan sebelum masa pembelajaran dimulai. Salah satu rangkaian acaranya ialah LDKS. Di hari pertama LDKS, para peserta prokajadi memulai kegiatan dengan melaksanakan sholat shubuh berjama’ah di Masjid Nurul Ilmi dan dilanjutkan dengan membaca al-matsurat bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan acara pembukaan yang di sampaikan oleh kepala SMAIT Ash-Shohwah.
Menurut ustd Syapruddin, salah satu guru SMAIT Ash-shohwah, bakat kepemimpinan, kerja sama tim serta mampu berkorban untuk orang lain adalah karakter yang harus dimunculkan pada generasi millenial di zaman ini.
Di hari kedua LDKS, para peserta diterjunkan ke Pasar shubuh Adji Dilayas, guna untuk menumbuhkan rasa kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya. Disana mereka juga membantu para pedagang berjualan, mulai dari membersihkan buah-buahan, mengupas jagung, hingga menjual kerupuk keliling pasar. Tidak semua para pedagang menerima bantuan mereka. Bahkan beberapa dari mereka menolak bantuan dari para siswa karna merasa tidak yakin dengan apa yang akan mereka kerjakan.
“Kami merasa senang karna membantu orang lain. Walaupun terkadang kami juga merasa kecewa dengan penolakan yang diberikan kepada kami. Tantangan tersulit ketika disuruh mengangkat gerobak yang diisi buah-buahan untuk dipindahkan ke dalam mobil. Tapi kami tak mempermasalahkan hal itu, selama kami mengerjakan semuanya dengan ikhlas kami pun merasakan kebahagiaan tersendiri.” Ucap Fadhillah, salah satu peserta LDKS.
Hari ketiga pada dini hari merupakan puncak LDKS. Mereka dibangunkan jam 1 untuk memulai kegiatan jurit malam. Di jurit malam tersebut dibagi 5 posko yang di masing-masing posko diberi berbagai tantangan. Seperti di posko 2 mereka di pecah belah dengan tujuan melatih rasa kebersamaan untuk mempraktekkan materi yang sudah diberikan sebelumnya.
“Saya bersyukur bisa mengikuti kegiatan LDKS ini. Karna disini saya merasakan rasa pengorbanan, tanggung jawab, serta kebersamaan bersama teman-teman disini. Selain itu di LDKS ini saya juga merasakan perbedaan ketika saya mengikuti jurit malam di smp ataupun sma. Kalau smp saya rasa jurit malamnya melibatkan fisik saja, tapi di sma melibatkan fisik juga mental. Saya merasa terkesan karna setelah mengikuti kegiatan ini jiwa kepemimpinan saya jadi semakin kuat, rasa tanggung jawab dan kebersamaan menjadi lebih baik.” Ucap Thoriq, salah satu peserta LDKS.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru