NPSN : 69902911

NPSN : 69902911
Alamat : Jl. Al Bina RT 15 Pembangunan 1, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur

Sabtu, 28 April 2018

Mengharu Biru, Pelepasan Peserta Didik Angkatan Pertama Tinggalkan Kenangan Manis

Tanjung Redeb, 13/4/18. Pelepasan peserta didik siswa siswi SMAIT Ash shohwah angkatan pertama mengharu biru. Pasalnya selain karena angkatan pertama ini penuh dengan kesan perjuangan yang luar biasa, beberapa guru yakni kepala sekolah awal Ustad Asmuliadi Lubis Lc, MA sekarang  di malaysia menjadi dosen di Universitas Malaya dan ustzh Ma'rifah sedang berada di Amerika mengikuti program SEAYLP. Keduanya menyampaikan ucapan terimakasih, kesan dan pesan lewat video yang ditonton bersama.  Yang lebih menambah rasa haru adalah, perpisahan ini dilaksanakan sehari setelah UN selesai, dikarenakan beberapa siswa akan berangkat besoknya untuk mengikuti pembinaan suskes SBMPTN.  Pastinya tidak mudah mempersiapkan acara perpisahan dalam waktu yang singkat.  Disinilah Puncak  rasa sedih dan haru menjadi satu, karena bisa suskes melaksanakan kegiatan ini dan akan berpisah dengan sahabat semua. Angkatan pertama yang berjumlah 23 siswa ini dirasa telah banyak memberikan peran besar dalam membangun sekolah, mereka juga merasakan suka duka ketika harus berpindah tempat karena gedung yang masih proses persiapan.  Juga program-program Perdana sekolah seperti LDKS, PROKAJADI, SKN, IEP dan yang lainnya sangat berkesan bagi mereka.  Hal ini dibuktikan dengan kesan yang disampaikan siswa diwakili oleh Melany kelas XII IPA, yang berderai air mata saat mengingat bagaimana SKN di Biduk-Biduk mereka berjalan cukup jauh, lelah tapi juga merasakan bagaimana tempaan itu membuat mereka seperti sekarang. " Teman-teman ingatlah semua perjuangan kita, apa yang kita dapat dari guru-guru kita, jangan pantang menyerah dan putus asa dalam meraih mimpi dan cita-vita kita, dimanapun kita berada semoga kuta istiomah dalan islam"tambahnya. 

Sontak semua guru juga terharu, tak terasa waktu begitu singkat karena masih belum cukup ilmu yang diberikan tapi waktu lah yang membatasi. Terasa baru kemarin mereka bersama para guru, tapi saat ini harus berpisah.  Selain proses wisuda tahfidz, perpisahan ini juga dirangkai dengan pemberian serempang siswa berprestasi serta lagu persembahan untuk para guru.  Warna kuning gold menjadi warna tema perpisahan Perdana ini. Mereka nampak dewasa dengan pakaiannya, kopiah dan jilbab besarnya menjadi ciri khas keislamannya. Mereka nampak sederhana dan elegan, dengan kosep perpisahan yang sederhana. Perpisahan ini pastinya meninggalkan kenangan manis buat semua. Demikian ulasan perpisahan, sukses untuk kakak-kakak kelas. Semoga diterima diperguruan tinggi impian.  Aamiin.

Usai di Lantik, BEST SMAIT ASH SHOHWAH Mengaku Siap Bekerja Maksimal

Tanjung Redeb, 28/4/18. Pagi itu siswa-siswi SMAIT Ash Shohwah mempersiapkan ruangan untuk proses pelantikan pengurus BEST (Badan Eksekutif Siswa Terpadu) dan MPK (Majelis Pertimbangan Kelas). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses Pemilu Raya sebelumnya dimana Ketua dan Wakil BEST terpilih adalah Kak Bagus Wardoyo (XI IPA) dan Kak Aditya Wiratama (XI IPS). Kali ini, BEST (nama lain OSIS) telah membentuk kabinetnya dan siap menjalankan program kerja sesuai dengan arahan dan cita-cita sekolah. Jumlah keseluruhan pengurus BEST adalah sebanyak 30 siswa yakni gabungan dari kelas X dan XI, dimana organisasi siswa tertinggi di sekolah ini, diharapkan mewakili dan merangkul semua kelas.  "Saya mengucapkan terimakasih kepada ustad dan ustadzh serta teman-teman atas dukungan dan kesediannya bergabung di BEST dan mari kita sukseskan program kerja dan menjadi orang yang amanah" ungkap kak Bagus saat sambutan ketua.  Ustzh ayu mewakili sekolah juga menyampaikan bahwa ada 3 kekuatan yang harus dimiliki oleh sebuah organisasi yaitu kekuatan visi dan ideologi (tujuan), kekuatan manajemen dan kekuatan ukhuwah (kesolidan)." Organisasi adalah tempat kalian belajar tidak hanya ilmu manajemen tapi juga kemampuan memahami dan bekerja dengan orang lain, maka jadikanlah lembaga ini tempat kalian mendewasakan diri" tambahnya.

Sehubungan dengan semakin dekatnya ulangan semester dan ramadhan, setelah pelantikan mereka melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan rapat kerja.  Tampak semua siswa memberikan pendapat dan masukan serta beradu ide. BEST adalah kumpulan siswa yang siap berlelah-lelah, siap berjuang, baik ikhwan maupun akhwat, semua memberikan masukan dan menyepakati program setiap seksi.
Oke sobat, semoga sukses program-programnya dan yang paling penting tetap jaga kesolidan dan belajar beramal jamai, bekerja sama bukan sama-sama bekerja.  Jadikan ini peluang amal dan belajar. Semoga kalian jadi pribadi-pribadi unggul.  Pukul 11.30 raker berakhir, dipandu oleh kak adam. Sekretaris 2 yang menjadi notulen, siang itu Raker ditutup dengan semangat kerja yang berkobar oleh ketua BEST. Sukses!!!

Hebat, Pelajar Berau Ikuti SEAYLP di Amerika

PROKAL.COTANJUNG REDEB – Dua pelajar serta satu guru asal Kabupaten Berau mewakili Indonesia sebagai peserta program South East Asian Youth Leadership Program ( SEAYLP) 2018 di Amerika Serikat (AS).

Mereka adalah Aurelia Desa Amarca, siswi Kelas XI IPA SMA 4 Berau, Habib Maulana, siswa Kelas X SMA IT Ash Shohwah, dan Ma'rifah, guru Matematika SMA IT Ash Shohwah. Ketiganya akan bertolak ke Amerika Serikat bulan ini dan kuliah selama lima pekan.

Pelajar dan guru asal Bumi Batiwakkal ini akan bergabung dengan enam peserta lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia untuk angkatan 2018.

Aurelia mengaku tidak menyangka bisa menjadi wakil Indonesia mengikuti SEAYLP di AS. Dara kelahiran Samarinda, 16 Juli 2001 ini, dikenal aktif dalam berbagai kegiatan. Tidak hanya organisasi internal sekolah. Namun juga organisasi eksternal, seperti OSIS, Pramuka, dan Green Generation Berau.

Ia mengaku tertarik mengikuti seleksi SEAYLP karena sejak SMP, dirinya ingin sekali ke luar negeri tapi tanpa mengeluarkan biaya sendiri. “Inilah kesempatannya,” terangnya.

Sementara Habib Maulana, mengaku telah mempersiapkan diri mengikuti seleksi setelah ada sosialisasi di sekolahnya. Pasalnya, remaja yang memiliki hobi memanah dan berenang ini memang terkenal lancar berbahasa Inggris.

Ma'rifah, satu-satunya guru dari Kabupaten Berau yang mengikuti kegiatan tersebut tak menyangka jika dirinya bisa lolos seleksi. Pasalnya, guru matematika di SMA IT Ash Shohwah ini harus bersaing dengan guru-guru lain se-Indonesia yang memiliki kompetensi lebih dalam bidang bahasa Inggris.

“Tapi saya teringat, prinsip sukses adalah kenali diri, kenali lawan, dan kenali medan, saya tahu kelemahan saya di antara saingan saya dan saya tahu orang Amerika itu lebih mengedepankan ide dan bukti,” ujarnya.

Guru yang memiliki hobi membaca dan travelling ini bersungguh-sungguh menunjukkan ide dan buktinya ketika mengikuti seleksi. 

Ma'rifah menjelaskan pendaftaran SEAYLP dimulai dengan mengisi formulir identitas diri dan menjabarkan rekam jejak kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan terkait dengan fokus yang akan dipilih, termasuk misi apa yang akan dilakukan sepulang dari Negeri Paman Sam itu. Kemudian menjalani wawancara dengan pejabat Kedutaan Besar AS.

Dijelaskannya, program SEAYLP ini bertujuan membangun jiwa kepemimpinan generasi muda di ASEAN, mempererat hubungan antara Asia Tenggara dengan AS, perkenalan dan pengenalan budaya, serta membina generasi muda di kawasan Asia Tenggara yang akan menjadi pemimpin masa depan ASEAN.

Bupati Berau Muharram mengaku bangga dengan pencapaian Habib, Aurelia, dan Ma'rifah tersebut. Ia berharap, dalam kegiatan tersebut juga dipresentasikan potensi Kabupaten Berau. Sehingga Berau lebih dikenal hingga mancanegara yang kemudian berdampak terhadap potensi wisata dan investasi di Berau.(hms/asa

Berita Terbaru