Tanjung Redeb, 13/4/18. Pelepasan peserta didik siswa siswi SMAIT Ash shohwah angkatan pertama mengharu biru. Pasalnya selain karena angkatan pertama ini penuh dengan kesan perjuangan yang luar biasa, beberapa guru yakni kepala sekolah awal Ustad Asmuliadi Lubis Lc, MA sekarang di malaysia menjadi dosen di Universitas Malaya dan ustzh Ma'rifah sedang berada di Amerika mengikuti program SEAYLP. Keduanya menyampaikan ucapan terimakasih, kesan dan pesan lewat video yang ditonton bersama. Yang lebih menambah rasa haru adalah, perpisahan ini dilaksanakan sehari setelah UN selesai, dikarenakan beberapa siswa akan berangkat besoknya untuk mengikuti pembinaan suskes SBMPTN. Pastinya tidak mudah mempersiapkan acara perpisahan dalam waktu yang singkat. Disinilah Puncak rasa sedih dan haru menjadi satu, karena bisa suskes melaksanakan kegiatan ini dan akan berpisah dengan sahabat semua. Angkatan pertama yang berjumlah 23 siswa ini dirasa telah banyak memberikan peran besar dalam membangun sekolah, mereka juga merasakan suka duka ketika harus berpindah tempat karena gedung yang masih proses persiapan. Juga program-program Perdana sekolah seperti LDKS, PROKAJADI, SKN, IEP dan yang lainnya sangat berkesan bagi mereka. Hal ini dibuktikan dengan kesan yang disampaikan siswa diwakili oleh Melany kelas XII IPA, yang berderai air mata saat mengingat bagaimana SKN di Biduk-Biduk mereka berjalan cukup jauh, lelah tapi juga merasakan bagaimana tempaan itu membuat mereka seperti sekarang. " Teman-teman ingatlah semua perjuangan kita, apa yang kita dapat dari guru-guru kita, jangan pantang menyerah dan putus asa dalam meraih mimpi dan cita-vita kita, dimanapun kita berada semoga kuta istiomah dalan islam"tambahnya.
Sontak semua guru juga terharu, tak terasa waktu begitu singkat karena masih belum cukup ilmu yang diberikan tapi waktu lah yang membatasi. Terasa baru kemarin mereka bersama para guru, tapi saat ini harus berpisah. Selain proses wisuda tahfidz, perpisahan ini juga dirangkai dengan pemberian serempang siswa berprestasi serta lagu persembahan untuk para guru. Warna kuning gold menjadi warna tema perpisahan Perdana ini. Mereka nampak dewasa dengan pakaiannya, kopiah dan jilbab besarnya menjadi ciri khas keislamannya. Mereka nampak sederhana dan elegan, dengan kosep perpisahan yang sederhana. Perpisahan ini pastinya meninggalkan kenangan manis buat semua. Demikian ulasan perpisahan, sukses untuk kakak-kakak kelas. Semoga diterima diperguruan tinggi impian. Aamiin.