NPSN : 69902911

NPSN : 69902911
Alamat : Jl. Al Bina RT 15 Pembangunan 1, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur

Sabtu, 24 November 2018

Peringati Hari Guru, YPDSI Ash Shohwah Berikan Penghargaan dan Motivasi

Tanjung Redeb, 24/11/18. Peringatan hari guru Nasional yang jatuh pada tanggal 25 November 2018 diperingati oleh Yayasan Pendidikan Dakwah dan Sosial Islam (YPDSI)  Ash Shohwah Al Islamiyah pada hari ini,  sabtu, 24 November 2018. Peringatan ini, merupakan tahun kedua pelaksanaan peringatan hari Guru di yayasan yang dirintis sejak tahun 1998 ini.  Di Kabupaten Berau,  YPDSI Ash Shohwah Al Islamiyah telah membuka pendidikan mulai dari Kelompok Bermain (PAUD), SDIT, SMPIT sampai SMAIT.  Bahkan dilengkapi dengan Tempat Penitipan Anak (TPA)  serta asrama pelajar Putra dan Putri. Peringatan hari guru ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan penghargaan kepada guru dan karyawan yang berjumlah 130 orang.  Hiburan kali ini menampilkan  tari adik-adik dari TKIT Ash Shohwah, Rebana dari SDIT Ash Shohwah dan Puisi dari SDIT Ash Shohwah.  Pada sambutannya, Ustadz Sumadi, SE selaku ketua BPP menyampaikan bahwa "siswa di yayasan kita sudah ada 1000 siswa lebih, ini menjadi tantangan untuk kita bagaimana mengelola lembaga ini dan terus berinovasi serta meningkatkan kualitas kita kedepannya". Senada dengan hal tersebut,  Ketua Yayasan Ustadz Slamet Riyadi, SE, memberikan tausiyah untuk memotivasi semua , beliau berpesan hal-hal yang harus dimiliki oleh semua guru dan karyawan yaitu:
1. Fokus dan konsisten dengam visi dan misi lembaga, semua harus faham dan fokus pada tujuan bersama.
2. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dan membina siswa, jangan sampai kehilangan orientasi lebih kepada dunia. 
3. Meningkatkan ukhuwah dan silaturahmi antar karyawan dan guru, menjahui prasangka dan berinteraksi dengan akhlak yang baik
4. Meningkatkan tsabat( keteguhan)  yaitu agar tetap tegar dan konsisten  beramal disini dengan suka dukanya
5. Siap berkorban (tadhiyah), pengorbanan akan melahirkan rasa Cinta dan kesuksesan. 

Inilah tausiyah yang diberikan beliau agar guru dan karyawan terus meluruskan niat dalam bekerja, dan pihak yayasan akan terus berupaya meningkatkan pengelolaan dan kesejahteraan semua dan mengajak semua untuk membangun bersama  keluarga besar yayasan untuk dakwah dan kebangkitan islam melalui pendidikan.
Terakhir,  bagian kepegawaian membacakan pengumuman penghargaan guru mulai dari kategori guru terdisiplin,  guru tertib administrasi,  produktif tarbiyahnya dan guru terbaik tahun 2018.
Suasana cukup haru dan gembira,  karena selain semua peserta diajak melihat sejarah pendirian yayasan,  mereka juga cukup mendapat kejutan dimana semua guru dan karyawan pulang membawa sovenir dan coklat.  Sesungguhnya tidak cukup memberikan semua apa yang diberi hari ini untuk membalas jasa para ustdz dan ustdzh dalam mendidik siswa dan siswi.  Namun penghargaan ini sebagai motivasi dan apresiasi dari yayasan agar kita semakin mengoptimalkan semua potensi untuk menjawab tantangan dimasa depan. Mari tetap luruskan niat sebagaimana pesan ustzh Hamidah Sahara, S. Pd. I Kepala Kepegawaian yayasan mengutip ayat Al Qur'an "Maka bekerjalah kamu, maka Allah, Rasul dan orang-orang beriman akan menilai pekerjaanmu".

Selasa, 20 November 2018

Persiapkan Tahapan Implementasi SKN Ke-3 di Tanjung Batu, Panitia Presentasikan Rencana Program

Tanjung Batu, 19/11/18. Sekolah Kerja Nyata (SKN) Ke-3 di Kampung Tanjung Batu, tahun 2018 kali ini kembali mendapat apresiasi dari pihak kampung dan seluruh ketua RT.  Setelah melaksanakan tahapan Observasi selama satu minggu,yaitu tanggal 18-30 September 2018, siswa/siswi kelas XI siap diberangkatkan kembali untuk tahap pelaksanaan program (implementasi)  pada tanggal 29 November-13 Desember 2018. Dalam presentasi program ini,  panitia yang diwakili oleh usth laily, usth ayu dan ust romsyah menyampaikan beberapa program unggulan diantaranya; karantina tahfidz, khatib jumat, pelatihan fardu kifayah,  pengadaan tempat sampah disemua RT, pelatihan tari, teater, pidato, puisi,  pelatihan hidroponik, kampanya laut bebas sampah,  pengolahan limbah ikan sebagai pupuk cair, pembuatan roti isi olahan ikan, senam dan baksos.  Program-program ini diperoleh dari presentasi siswa perposko hasil dari tahap observasi.  Bidang yang menjadi garapan program SKN adalah bidang agama, pendidikan integratif,  sosial kesehatan, ekonomi kreatif serta sarana dan prasarana.
Sedikit berbagi cerita hasil diskusi kami dengan orang tua asuh,  diantara ikhwan kelas XI tersebut ada yg membuat mereka begitu salut,  karena jarak mesjid cukup jauh dari rumah,  ibu asuh mengatakan sholat dirumah saja, namun anak asuhnya tetap berjalan kaki cukup jauh untuk merutinkan shalat berjamaah. Lain lagi dengan posko ditempat lain dimana siswa tersebut tidak terbiasa hidup ditempat kurang nyaman,  ia sakit-sakit an dan merepotkan banyak orang,  namun orang tua asuh tersebut dengan sabar akan menerima kembali sebaliknya siswa tersebut berjanji untuk memperbaiki dan siap belajar dengan kondisi yang berbeda dengan rumah.  Inilah tujuan SKN sebenarnya bahwa anak-anak dapat belajar kehidupan yang berbeda, bahkan kedua belah pihak jadi semakin bersyukur dengan kondisi yang berbeda tersebut.
Terakhir, panitia kembali pulang mempersiapkan eksekusi program-program yang telah disetujui.  Bapak Jorjis selaku kepala kampung sangat mendukung kegiatan agama untuk masyarakatnya, bahkan di Tanjung Batu sudah ada tanah hibah yang akan dibangun pesantren.  Senada dengan program-program kami,  beliau sangat mensupport program SKN ini untuk membangun sdm demi kemajuan daerah.

Hadapi Ulangan Semester Ganjil, Siswa Berbagi Tips Agar Suskes

Tanjung Redeb, 21/11/18. Sebagaimana rutinitas setiap tahun Bulan November adalah permulaan Ulangan semester ganjil. Bagi siswa, ini menjadi saat yang membahagiakan juga mendebarkan, dan artinya waktu-waktu mereka harus banyak difokuskan persiapan belajar.  Membahagiakan karena itu tandanya mereka akan semakin naik tingkatannya. Mendebarkan karena mereka tidak tahu apa esok mereka berhasil menaklukkan soal-soal dengan persiapan materi yang dilakukan. Di SMAIT Ash Shohwah,  siswa tidak hanya dituntut untuk mampu mengoptimalkan potensi bakat dan ke organisasiannya, tapi akademik juga menjadi target capaian besar karena kita ingin mencetak pemuda muslim terdepan dalam keilmuan. Lalu bagaimana siswa menyiasati padatnya kegiatan dan akademik ini?  Sebut saja Irzi Dimas kelas XI IPS,  ia mengatakan " yang penting saya pintar-pintar membagi waktu, selembar kertas ini akan menentukan masa depan saya kelak".  Lain lagi dengan Yogi kelas XII IPS,  ia berbagi tips menghadapi Ulangan kali ini,  yaitu belajar setelah sholat subuh untuk mengingat kembali yang sudah dipelajari.
Senada dengan tips tersebut tersebut, siswa kelas X MIPA,  Fathul Zamani menyampaikan tipsnya dalam menghadapi Ulangan yaitu berusaha semangat terus untuk mengejar ketertinggalan materi seandainya ia pada saat itu mengikuti kegiatan. Selain menguatkan doa, siswa yang baru pertama kali mengikuti ulangan ini memegang prinsip selalu menghormati guru dan orang tua,  dan sejauh ini merasa mampu mengikuti aktivitas di SMAIT Ash Shohwah.
Sejatinya sekolah adalah tempat siswa-siswi dipersiapkan untuk masuk dalam kehidupan sebenarnya, dimana dalam kehidupan itu ada ujian-ujiannya. Yang mempersiapkan dengan baik akan lulus dan mencapai tingkat lebih tinggi.  Terus semangat anak-anak.

Tingkatkan Motivasi Belajar, Siswa Kunjungi PMI Pelajari Sistem Penggolongan Darah

Tanjung Redeb, 19/11/2018. Dalam rangka meningkatkan motivasi belajar dan mengenal lebih dalam tentang sistem penggolongan darah,  siswa-siswi kelas XI IPA SMAIT Ash Shohwah diajak berkunjung ke PMI Cabang Berau.  Kunjungan ini dilaksanakan pada hari senin,19 November 2018. Siswa-siswi diberikan wawasan tentang jenis golongan darah,  transfusi darah dan kasus-kasus tranfusi yang pernah terjadi. Miftachul Huda salah seorang siswa kelas XI IPA menyampaikan hasil kunjungannya bahwa darah yang disimpan dalam kantong darah maksimal 3 bulan, jika lebih dari itu maka darah-darah tersebut akan di bakar. "Seseorang sebaiknya melakukan donor 3 bulan sekali karena selain membantu nyawa orang lain,  donor darah juga akan membuat tumbuhnya sel-sel darah baru, sehingga tubuh menjadi segar" tambahnya, mengutip penjelasan yang disampaikan oleh kakak dari PMI. Beberapa siswa juga melakukan tes golongan darah. Muhammad Izzudien Al Qossam siswa kelas XI IPA menyampaikan antusiasme belajar disini karena selain lebih mudah difahami karena belajar langsung praktek,  juga bisa langsung bertanya pada ahlinya. Selain itu mereka menjadi lebih tahu tugas dan program PMI. Terakhir,  kakak dari PMI memotivasi agar suatu saat bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor karena berbagi untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Terimakasih kepada pihak PMI yang telah menjadi fasilitator siswa kami dalam belajar. 

Berita Terbaru