PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Peresmian Program English School Partner (ESP) ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara SMA IT Ash-Shohwah dan Yayasan Komunitas Belajar Indonesia (Yakobi) Berau.
Diwakili Wahyu Astuti selaku pelaksana tugas (Plt) Kepala SMA IT Ash-Shohwah dan Pimpinan Yakobi Berau, Asri, penandatanganan MoU dilaksanakan di SMA IT Ash-Shohwah, Jumat (27/1) lalu. Acara tersebut juga dihadiri seluruh siswa dan 9 orang pengurus komite sebagai perwakilan orangtua siswa.
Menurut Wahyu, kerja sama ESP ini akan dilakukan bersama Tim English Learning Community (ELC) Yakobi selama satu tahun ke depan sejak MoU ditandatangani.
"Kerja sama akan berlangsung selama satu tahun dan bisa kita perbaharui jika dirasa kerja sama perlu dilanjutkan," ungkap Wahyu
Adapun program yang disepakati kedua belah pihak, di antaranya selain memfasilitasi dalam pengembangan bahasa Inggris, juga pemberdayaan serta berbagiinformasi dari kedua belah pihak.
"Yang sulit itu adalah aplikasinya. Banyak orang malu menggunakan bahasa Inggris bukan karena tidak bisa, tapi karena tidak terbiasa. sehingga perlu diciptakan sebuah sistem atau budaya yang membuat siswa atau guru tidak malu menggunakan bahasa Inggris meskipun tidak sesuai grammar," katanya.
Senada, Wakil Bagian Kesiswaan SMA IT Ash-Shohwah, Ma'rifah, mengungkapkan, ESP merupakan tindak lanjut dari program kesiswaan yang telah dirancang jauh sebelum ini. Pihaknya meyakini, untuk mengembangkan kemampuan bahasa siswa diperlukan upaya serius secara berkesinambungan.
"Program sekolah dampingan ini sudah lama menjadi mimpi kami. Jika Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, adalah kampung Inggris, maka kami berharap di SMA IT Ash-Shohwah ke depan akan ditemukan suasana berbahasa seperti di Pare tanpa kehilangan jati diri kami sebagai bangsa Indonesia," jelasnya.
Ia berharap, dengan diresmikannya program ESP ini, maka semakin meningkatkan kualitas output siswa dalam hal kemampuan berbahasa asing, yang nantinya bakal ditindaklanjuti dengan international education program ke tiga negara tetangga, yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand.
"Baik Yakobi maupun SMAIT Ash Shohwah bertemu dalam mimpi yang sama, yakni mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris di Kabupaten Berau dan MoU ini membuktikan bahwa kami benar-benar serius dan komitmen memajukan Berau melalui penguasaan bahasa Asing," ujar Pimpinan Yakobi Berau, Asri
Menurut Asri, Sejak berdirinya Yakobi, pihaknya memang sudah berkonsentrasi dengan pengembangan kemampuan berbahasa Inggris di Berau, beberapa Kali pihaknya mengunjungi sekolah-sekolah untuk memfasilitasi siswa dalam berbahasa Inggris, bahkan membina kampung, salah satunya Kampung Merabu.
Namun dirinya mengakui, untuk program sekolah dampingan, SMAIT Ash Shohwah adalah sekolah pertama yang dibina secara khusus oleh Yakobi. (ist/sos/app)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar